Firdaus, Sofyan Mahendra and Prajayanti, Eska Dwi (2024) PENERAPAN TERAPI GENGGAM JARI DAN NAFAS DALAM TERHADAP TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI DI KECAMATAN MOJOSONGO KOTA SURAKARTA. Working Paper. Universitas Aisyiyah Surakarta.
COVER_202112090_SOFYAN MAHENDRA FIRDAUS - Sofyan Mahendra_30.pdf
Download (1MB)
DAFTAR ISI_202112090_SOFYAN MAHENDRA FIRDAUS - Sofyan Mahendra_30.pdf
Download (581kB)
ABSTRAK (INDONESIA)_202112090_SOFYAN MAHENDRA FIRDAUS - Sofyan Mahendra_30.pdf
Download (484kB)
ABSTRAK (INGGRIS)_202112090_SOFYAN MAHENDRA FIRDAUS - Sofyan Mahendra_30.pdf
Download (426kB)
BAB 1_202112090_SOFYAN MAHENDRA FIRDAUS - Sofyan Mahendra_30.pdf
Download (442kB)
BAB 2_202112090_SOFYAN MAHENDRA FIRDAUS - Sofyan Mahendra_30.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (646kB)
BAB 3_202112090_SOFYAN MAHENDRA FIRDAUS - Sofyan Mahendra_30.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (464kB)
BAB 4_202112090_SOFYAN MAHENDRA FIRDAUS - Sofyan Mahendra_30.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (361kB)
BAB 5_202112090_SOFYAN MAHENDRA FIRDAUS - Sofyan Mahendra_30.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (337kB)
DAFTAR PUSTAKA_202112090_SOFYAN MAHENDRA FIRDAUS - Sofyan Mahendra_30.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (454kB)
LAMPIRAN_202112090_SOFYAN MAHENDRA FIRDAUS (1) - Sofyan Mahendra_30.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
HASIL LUARAN_202112090_SOFYAN MAHENDRA FIRDAUS - Sofyan Mahendra_30.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Latar belakang : Prevalensi menurut di dunia menurut data WHO (2020) terdapat
kurang lebih sekitar 972 juta orang atau 26,4% populasi mengidap hipertensi.
Prevalensi angka kejadian di Kota Surakarta kecamatan Jebres sebanyak 92.614
jiwa, kelurahan Mojosongo menduduki pertama dengan prevalensi kejadian
hipertensi sebanyak 12.447 penderita. Perkembangan pengobatan komplementer
memiliki presentase peningkatan yang sangat pesat. Secara global terapi
komplementer untuk menurunkan tekanan darah telah banyak dilakukan contohnya
seperti Terapi genggam jari dan nafas dalam. Tujuan : Mengetahui perbedaan
tekanan darah sebelum dan sesudah penerapan relaksasi genggam jari dan nafas
dalam untuk menurunkan tekanan darah. Metode : Penanganan hipertensi dengan
terapi genggam jari dilakukan pada penderita hipertensi dengan metode penelitian
yang dilakukan dengan cara sebelum diberikan treatmen/perlakuan, variabel
diobservasi terlebih dahulu (pretest) setelah itu dilakukan pengukuran lagi setelah
diberikan perlakuan (post test). Hasil : Penanganan hipertensi dengan terapi
genggam jari dan tarik nafas dalam yang diberikan sebanyak 1 kali dalam satu hari.
Terapi ini diberikan selama 1 hari, terapi dilakukan selama 30 menit dalam satu kali
pertemuan. Terapi ini dapat menurunkan tekanan darah pasien. Kesimpulan :
Terapi genggam jari dan tarik nafas dalam dapat menurunkan tekanan darah tinggi
pada penderita hipertensi.
| Item Type: | Monograph/Laporan KTI (Working Paper) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | FAKULTAS ILMU KESEHATAN ( FACULTY OF HEALTH SCIENCES) > Program Studi Ilmu D III Keperawatan |
| Depositing User: | Admin Admin Admin |
| Date Deposited: | 03 Feb 2025 01:17 |
| Last Modified: | 03 Feb 2025 01:17 |
| URI: | http://eprints.unisa-surakarta.ac.id/id/eprint/3101 |
![View Item['Plugin/Screen:render_action_img_suffix' not defined] View Item](/style/images/action_view.png)