Fansiska, Tia and Imamah, Ida Nur (2025) HUBUNGAN RIWAYAT KUNJUNGAN ANTENATAL CARE (ANC) DENGAN ANGKA KEJADIAN STUNTING DI DESA PARE KECAMATAN MONDOKAN KABUPATEN SRAGEN. Diploma / Sarjana thesis, Universitas 'Aisyiyah Surakarta.
COVER_202113116_TIA FANSISKA - Tia Fansiska.pdf
Download (1MB)
ABSTRAK (IDN)_202113116_TIA FANSISKA - Tia Fansiska.pdf
Download (288kB)
ABSTRAK (ENGLISH)_202113116_TIA FANSISKA - Tia Fansiska.pdf
Download (181kB)
DAFTAR ISI_202113116_TIA FANSISKA - Tia Fansiska.pdf
Download (12kB)
BAB 1_202113116_TIA FANSISKA - Tia Fansiska.pdf
Download (663kB)
BAB 2_202113116_TIA FANSISKA - Tia Fansiska.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (613kB)
BAB 3_202113116_TIA FANSISKA - Tia Fansiska.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (374kB)
BAB 4_202113116_TIA FANSISKA - Tia Fansiska.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (285kB)
BAB 5_202113116_TIA FANSISKA - Tia Fansiska.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (184kB)
DAFTAR PUSTAKA_202113116_TIA FANSISKA - Tia Fansiska.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (425kB)
LAMPIRAN_202113116_TIA FANSISKA - Tia Fansiska.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
HASIL LUARAN_202113116_TIA TIA FANSISKA - Tia Fansiska - Copy.pdf
Download (278kB)
Abstract
Latar Belakang: Stunting menjadi salah satu masalah gizi utama di dunia dengan
jumlah balita terdampak mencapai 149,2 juta atau sebesar 22%. Indonesia
menempati urutan kedua kasus stunting tertinggi di Asia Tenggara, dengan
prevalensi sebesar 31,8%. Pada tahun 2023 angka stunting nasional masih
tergolong tinggi sebesar 21,5% melebihi target pemerintah yaitu sebesar 14%.
Jawa Tengah termasuk provinsi prioritas penanggulangan stunting dengan
prevalensi sebesar 20,7%. Kabupaten Sragen mencatat angka stunting sebesar
11,6% pada akhir tahun 2024. Kecamatan Mondokan menjadi lokus stunting
dengan jumlah balita stunting tertinggi yaitu sebanyak 373 kasus. Tujuan: Untuk
mengetahui hubungan riwayat kunjungan antenatal care (ANC) dengan angka
kejadian stunting di Desa Pare. Metode: Metode penelitian menggunakan desain
kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional dengan jumlah sampel 78 ibu yang
memiliki balita dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Terdapat
hubungan antara riwayat kunjungan antenatal care (ANC) dengan angka kejadian
stunting dibuktikan dengan nilai p value = 0,001. Kesimpulan: Riwayat
kunjungan antenatal care (ANC) ibu yang tidak sesuai standar berhubungan
dengan resiko peningkatan angka kejadian stunting pada balita. Upaya
peningkatan kesadaran ibu hamil untuk melakukan ANC secara rutin sesuai
standar sangat penting dalam pencegahan stunting sejak dini.
Kata Kunci: Antenatal Care (ANC), Stunting, Balita
| Item Type: | Skripsi, Tesis dan Disertasi (Diploma / Sarjana) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | FAKULTAS ILMU KESEHATAN ( FACULTY OF HEALTH SCIENCES) > Program Studi S1 Ilmu Keperawatan |
| Depositing User: | Admin Admin Admin |
| Date Deposited: | 03 Mar 2026 02:28 |
| Last Modified: | 03 Mar 2026 02:28 |
| URI: | http://eprints.unisa-surakarta.ac.id/id/eprint/3790 |
