Wisanggeni, Oni and Rasyida, Zulfa Mahdiatur (2025) GAMBARAN FUNGSI KOGNITIF PADA LANSIA DI PANTI WREDHA DHARMA BAKTI KASIH. Diploma / Sarjana thesis, Universitas 'Aisyiyah Surakarta.
COVER_202113084_ONIWISANGGENI - Oni Wisanggeni.pdf
Download (736kB)
INTISARI(INDONESIA)_202113084_ONIWISANGGENI - Oni Wisanggeni.pdf
Download (146kB)
INTISARI(INGGRIS)_202113084_ONIWISANGGENI - Oni Wisanggeni.pdf
Download (200kB)
DAFTARISI_202113084_ONIWISANGGENI - Oni Wisanggeni.pdf
Download (144kB)
BAB1_202113084_ONIWISANGGENI - Oni Wisanggeni.pdf
Download (210kB)
BAB2_202113084_ONIWISANGGENI - Oni Wisanggeni.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (265kB)
BAB3_202113084_ONIWISANGGENI - Oni Wisanggeni.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (247kB)
BAB4_202113084_ONIWISANGGENI - Oni Wisanggeni.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (244kB)
BAB5_202113084_ONIWISANGGENI - Oni Wisanggeni.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (147kB)
DAFTARPUSTAKA_202113084_ONIWISANGGENI - Oni Wisanggeni.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (193kB)
LAMPIRAN_202113084_ONIWISANGGENI - Oni Wisanggeni.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
337. LOA IJOH VOL 3 NO 4 TA 2025 - Oni Wisanggeni.pdf
Download (283kB)
Abstract
Latar Belakang : Penurunan fungsi kognitif merupakan salah satu permasalahan
yang sering dialami oleh lanjut usia (lansia), terutama yang tinggal di panti
wredha. Kondisi tersebut dapat berdampak pada menurunnya kualitas hidup serta
kemandirian lansia dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Tujuan : Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui gambaran fungsi kognitif pada lansia di Panti Wredha
Dharma Bhakti Kasih. Metode : Desain penelitian yang digunakan adalah
deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Jumlah responden
sebanyak 34 lansia yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling dengan
kriteria inklusi eksklusi. Instrumen penelitian menggunakan Mini Mental State
Examination (MMSE) untuk menilai tingkat fungsi kognitif. Hasil : Mayoritas
responden panti di dominasi oleh laki laki, dan rata rata usia rentang di usia 76-90
tahun. Dalam aspek pendidikan mayoritas lansia panti memiliki tingkat
pendidikan SMA. Sebagian besar lansia mengalami gangguan kognitif ringan dan
gangguan kognitif sedang, dan hanya sebagian kecil yang memiliki gangguan
kognitif berat. Faktor-faktor seperti usia lanjut, tingkat pendidikan rendah, serta
kurangnya aktivitas sosial dan stimulasi mental diduga berkontribusi terhadap
penurunan fungsi kognitif. Kesimpulan : Mayoritas lansia memliki fungsi
kognitif dengan kategori sedang.
Kata Kunci : usia, jenis_kelamin, pendidikan, lansia, fungsi_kognitif
viii
| Item Type: | Skripsi, Tesis dan Disertasi (Diploma / Sarjana) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | FAKULTAS ILMU KESEHATAN ( FACULTY OF HEALTH SCIENCES) > Program Studi S1 Ilmu Keperawatan |
| Depositing User: | Admin Admin Admin |
| Date Deposited: | 03 Mar 2026 02:41 |
| Last Modified: | 03 Mar 2026 02:41 |
| URI: | http://eprints.unisa-surakarta.ac.id/id/eprint/3795 |
![View Item['Plugin/Screen:render_action_img_suffix' not defined] View Item](/style/images/action_view.png)