Mardiana, Dewi and Mulyaningsih, Mulyaningsih and Mustikasari, Irma (2019) PENERAPAN ABDOMINAL STRETCHING UNTUK MENURUNKAN DISMENORE PADA REMAJA DIKELURAHAN TEGALMADE SUKOHARJO. Working Paper. STIKES 'Aisyiyah Surakarta.
A. Cover .pdf
Download (696kB) | Preview
B. Abstrak.pdf
Download (166kB) | Preview
C. Abstract.pdf
Download (160kB) | Preview
E. BAB I.pdf
Download (170kB) | Preview
F. BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (406kB)
G. BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (102kB)
I. BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (85kB)
J. Daftar Pustaka.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (97kB)
K. Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
Abstract
Latar belakang : Dismenorea merupakan nyeri haid yang dirasakan di bagian perut bawah atau daerah pinggang. Dismenorea pada remaja harus ditangani untuk menghindari hal-hal yang lebih berat. Di Indonesia tahun 2010 angka kejadian dismenorea terjadi pada remaja dengan prevalensia berkisarantara 43% hingga 93%, dimana sekitar 74-0% remaja mengalami dismenorea ringan, mengeluh bahwa aktifitas mereka menjadi terbatas akibat dismenorea. Abdominal stretching untuk menghilangkan nyeri dapat menghilangkan rasa cemas dan memberikan efek menenangkan. Tujuan: Mengetahui perbedaan perkembangan skala nyeri sebelum dan sesudah dilakukan abdominal stretching pada responden. Metode : Penerapan ini menggunakan metode deskiptif dengan pendekatan studi kasus dan mengobservasi kejadian yang sudah terjadi . metode latihan fisik ini terdiri dari enam tahapan yaitu cat Stretch, lower trunk rotation, hip Stretch, curl up, lower abdominal Strengthening, the bridge position. Terapi ini bertujuan untuk menurunkan skala nyeri dismenore. Terapi abdominal stretching dilakukan tiga hari berturut turut sebelum menstruasi tiap pagi dan sore selama 30 menit. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah Alat ukur yang digunakan penelitian ini adalah (Numeric Rating Scale) NRS yaitu alat untuk mengukur skala nyeri pasien. Hasil: Terdapat penurunan skala nyeri sesudah dilakukan metode abdominal stretching yaitu pada responden pertama dari skala nyeri sedang menjadi nyeri ringan dan pada responden dua dari skala nyeri sedang menjadi nyeri sedang. Kesimpulan: Terdapat perbedaan perkembangan nyeri pada responden setelah dilakukan abdominal stretching dengan responden pertama menjadi nyeri ringan dan responden dua menjadi nyeri sedang.
Kata kunci : dismenore , abdominal stretching
| Item Type: | Monograph/Laporan KTI (Working Paper) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | FAKULTAS ILMU KESEHATAN ( FACULTY OF HEALTH SCIENCES) > Program Studi Ilmu D III Keperawatan |
| Depositing User: | Admin Admin Admin |
| Date Deposited: | 02 Jan 2020 02:49 |
| Last Modified: | 06 Mar 2023 04:26 |
| URI: | http://eprints.unisa-surakarta.ac.id/id/eprint/947 |
